Sekolah Ibarat Lautan Luas (1)

Oleh: Pak Ndol
Kita sudah sangat akrab dengan sekolah karena kita pernah dan bahkan ada yang masih berada di bangku sekolah. Bukan hanya sebagai murid, mungkin ada yang berprofesi sebagai guru, kepala sekolah, komite sekolah, atau orangtua siswa. Jika kita tidak termasuk dalam semua kategori tersebut, setidaknya kita semua pernah duduk di bangku sekolah.
Oleh karena itu, pada pembukaan buku dengan judul “Sekali Bergerak Seribu Perubahan” yang ditulis oleh Ahmad Fadloli , di awali dengan pertanyaan kepada diri kita masing-masing: apa yang muncul di pikiran kita jika mendengar atau membaca frasa ”satuan Pendiidkan/sekolah”. Dari pertanyaan tersebut, kita tentu akan mendapatkan jawaban yang sangat beragam.
Mungkin ada di antara kita yang menjawab bahwa sekolah adalah sebuah bangunan yang di dalamnya terdiri dari ruangan-ruangan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. Mungkin juga ada yang menjawab bahwa sekolah adalah bangunan yang di dalamnya terdapat kepala sekolah, guru, murid, dan terjadi kegiatan di dalamnya. Ada juga mungkin yang menjelaskan bahwa satuan pendidikan adalah lembaga yang berfungsi untuk kegiatan belajar dan kegiatan lainnya guna mencetak siswa sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah tersebut.
Tentu saja semua jawaban tersebut benar karena disusun berdasarkan sudut pandang yang berbeda-beda, pengalaman yang berbeda-beda, dan latar belakang yang berbeda-beda pula.
Adapun pengertian sekolah berdasarkan Wikipedia, adalah bangunanatau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran atau adalah lembaga untuk para siswa pengajaran siswa/murid di bawah pengawasan guru.
Senada dengan pengertian tersebut, Raimer dalam Sagala (2007:70) mengemukakan bahwa sekolah adalah lembaga yang menghendaki kehadiran penuh kelompok-kelompok umur tertentu dalam ruang-ruang kelas yang dipimpin oleh guru untuk mempelajari kurikulum-kurikulum yang bertingkat.
Jadi sekolah adalah bangunan yang terdiri dari ruangan-ruangan dan di dalamnya terdiri dari komponen biotik dan abiotik dan terjadi interaksi pendidikan dalam rangka menguatkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Pakndol
Bersambung…
