Seri Belajar IPA: Pengertian Sel
Oleh: Pak Ndol
Sel adalah unit fungsional dan struktural terkecil dari suatu organisme. Sel pertama kali diamati oleh Robert Hooke, Inggris tahun 1665. Ia mengamati sayatan gabus dengan menggunakan mikroskop sederhana dan melihat adanya ruangan kecil yang berderet, Ruangan kecil itu dinamakan sel.
Antonie Van Leeuwenhook, Belanda tahun 1674. Dia merangkai mikroskop sederhana (Mikroskop hanya dengan lensa tunggal). Mikroskop tersebut mampu memperbesar bayangan benda 270 kali. Dia orang pertama kali organisme bersel tunggal, dan dia menyebutnya hewan kecil.
Pada tahun 1839, Mathian Schleiden dan Thomas Schwann yang berasal dari Jerman. Mereka mempelajari bagian-bagian tumbuhan dan hewan. Mereka mengamati bahwa tumbuhan dan hewan tersususn dari sel. Berdasarkan pengamatannya tersebut mereka menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun organisme.
Hasil observasi dan simpulan tentang teori sel abad 17 seperti Schwann dan Schleiden merupakan ide dasar dari biologi modern.
Teori sel dibentuk dari tiga ide utama yaitu:
- Beberapa jenis organisme disusun dari satu sel seperti Amoeba dan bakteri. Organisme lebih besar seperti manusia dibentuk dari berjuta-juta sel.
- Sel adalah unit dasar kehidupan organisme
- Semua sel berasal dari sel sebelumnya.
Berdasarkan ada tidaknya membran yang melindungi bahan initi, sel dibedakan menjadi dua:
- Prokariota, sel yang tidak mempunyai membrane inti, misalnya bakteri dan alga biru
- Eukariota, Sel yang mmepunyai membrane inti, misalnya sel-sel pada hewan dan tumbuhan
Berdasarkan banyaknya sel yang menyusun tubuh, organisme dibedakan menjadi 2 kelompok:
1. Uniseluler (Organisme bersel Tunggal)
Pada organisme Uniseluler, Seluruh kegiatan hidupnya (bernapas, makan, mengeluarkan zat sisa, berkembangbiak, bergerak) dilakukan oleh sel itu sendiri
2. Multiseluler (Organisme bersel banyak)
Pada organisme multiseluler, sel-sel penyusun tubuhnya mengadakan pembagian tugas. Ada yang bertugas mencerna makanan, bergerak, mengelaurkan zat sisa, berkembang biak. Olehkarena itu, tubuh organisme multiseluler mempunyai berbagai macam organ. Misalnya organ pencernaan makanan, organ pernapasan, organ reproduksi, organ indra, dan lainnya.
Bahan Bacaan:
- IPA Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII, Penerbit Erlangga, 2016
- Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII, Penerbit Yrama Widya, 2008
- Ilmu Pengetahuan Alam-Biologi. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. 2005
